jtemplate.ru - free extensions for joomla

Alat Bantu Yoga

Setiap badan manusia berbeda satu sama lain, baik dalam struktur tulang, kelenturan otot, dan kondisi kesehatan fisik.  BKS Iyengar menyadari hal ini, di masa awal berlatih yoga beliau bereksperimen dengan peralatan yang ada disekitarnya untuk membantu dirinya sendiri dan murid dalam berlatih yoga. 

 

Setiap badan manusia berbeda satu sama lain, baik dalam struktur tulang, kelenturan otot, dan kondisi kesehatan fisik.  BKS Iyengar menyadari hal ini, di masa awal berlatih yoga beliau bereksperimen dengan peralatan yang ada disekitarnya untuk membantu dirinya sendiri dan murid dalam berlatih yoga.  Sampai kini teknik Iyengar yoga dikenal dengan presisi dalam melakukan gerakan dengan alat bantu (props) yang mencapai puluhan jenis mulai dari balok, tali, guling, kursi, tongkat kayu, beban dan banyak lainnya.  

Tidaklah mudah untuk mendapat ketepatan gerakan terutama jika memiliki masalah kesehatan.  Kata sakti ‘no pain no gain’ tidak berlaku di Iyengar yoga karena sakit pada saat berlatih bisa menjadi tanda awal cidera.  Disinilah perlunya sensitifitas kita pada badan untuk mengenali tubuh sendiri saat melakukan gerakan.  

Geeta Iyengar dalam pidatonya di Sydney tahun 1996 menjelaskan bahwa BKS Iyengar mulai mengenal penggunaan props ketika belajar dengan gurunya Krisnamacharya di Mysore, India, yang mengenalkannya dengan buku Yoga Kurunta.  Kurunta dalam bahasa sankskrit berarti ‘puppet’ – boneka yang digerakkan dengan tali -  dalam yoga istilah ini dipakai saat melakukan asana dengan bantuan tali (ropes).

Lebih lanjut, Geetaji menekankan pemakaian alat bantu untuk meningkatkan kemampuan badan dalam melakukan gerakan, bukan sebagai cara untuk berlatih yoga dengan malas-malasan.  Alat bantu juga dianggap lebih aman bagi sebagian orang karena mereka takut cidera jika dibantu secara fisik, langsung dipegang oleh pelatih.

Contohnya, pemakaian tali (wall ropes), plank dan selimut dapat diterapkan pada gerakan Sirsasana (headstand) di mana badan dibalik memakai tali yang digantung di dinding dengan bagian belakang badan bersandar pada dinding.  Agar tidak jatuh pada saat meluruskan kaki, plank diletakkan melintang di paha bagian depan. Cara ini memudahkan kita untuk mendapatkan manfaat Sirsasana tanpa mencederai leher atau bahu.

Mengingat pentingnya pengggunaan alat bantu, studio jakartadoyoga yang berlokasi di Menteng, Jakarta Pusat, menyediakan peralatan lengkap untuk menunjang pengajaran yoga sehari-harinya. Pelatih yang mengajarkan jenis Iyengar Yoga - Yusni Irene dan Erikar Lebang - belajar menggunakan alat bantu baik dari pelatih-pelatih senior manca negara yang datang ke jakartadoyoga sejak tahun 2005 maupun ketika berlatih di Pune, India.

--uni--

Keyword: Jakartadoyoga, Yoga Studio, Iyengar, Jakarta, Indonesia